Dalam upaya mengembangkan kawasan wisata Candi Borobudur, Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menggelar rapat pembahasan kawasan wisata Borobudur. Bahan diskusi yang diangkat adalah terkait finalisasi lahan yang digunakan.
"Karena dia pakai lahan PT Perkebunan Nusantara IX. Jadi ganti lahan, tapi udah beres tadi," tegas Menteri Koodinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan
Targetnya, pengembangan kawasan wisata akan selesai pada tahun ini. Tidak hanya kawasan Borobudur, pemerintah juga ingin melakukan pengembangan untuk kawasan Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado.
Upaya tersebut didukung sepenuhnya oleh Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB). Mereka akan menepati instruksi presiden Jokowi untuk merampungkan pengembangan kawasan pariwisata Borobudur di provinsi Jawa Tengah yang ditargetkan selesai 2020.
Dalam pengembangan kawasan wisata ini, pemerintah telah mengeluarkan dana sebesar Rp 200 miliar yang sepenuhnya didanai oleh APBN.
"Untuk pengembangan fasilitas lainnya, kita bekerja sama dengan investor. Yang kita kerjar infrastruktur dulu sampai ada investor mulai berminat," pungkas bos BOB