Pentingnya Belajar Bahasa Jawa Untuk Memudahkan Cara Berkomunikasi Dengan Tepat di Masyarakat

Bahasa merupakan salah satu alat untuk berkomunikasi. Bagi masyarakat jawa, bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan sehari-hari atau bisa dikatakan  sebagai bahasa ibu. Bahasa Jawa memiliki fungsi  komunikatif yang berperan sebagai sarana untuk mengenalkan nilai-nilai luhur, dan sopan santun dengan mengenali batas-batas untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sehingga nilai sopan santun dapat membentuk pribadi seseorang.

Dalam bahasa jawa terdapat beberapa tingkatan yang digunakan untuk berkomunikasi yaitu:

1. Bahasa Jawa Ngoko

Bahasa jawa ngoko sering digunakan untuk perbincangan dengan orang yang sebaya atau orang yang  sudah sangat akrab. Tingkatan bahasa Jawa ini lebih banyak ditemui dalam keseharian karena merupakan jenis bahasa jawa yang lebih dikenal dan mudah digunakan.

2. Bahasa Jawa Krama Madya

Ini adalah tingkatan bahasa jawa untuk golongan menengah, tingkatan bahasa ini sering digunakan untuk orang yang lebih tua. Jenis bahasa ini lebih halus jika dibandingkan dengan bahasa Jawa Ngoko. Dalam belajar bahasa jawa, harus diketahui secara pasti dengan siapa kita berbicara sehingga bahasa tersebut dapat digunakan secara tepat.

3. Bahasa Jawa Krama Inggil

Bahasa jawa ini secara tidak langsung juga memperlihatkan tingkat status setiap orang. Pada saat menggunakan bahasa jawa krama inggil, seseorang dianggap lebih berkuasa dan disegani dalam masyarakat.  Dalam menggunakan bahasa jawa, yang pertama terlihat atau tercermin dari diri seseorang adalah kemampuannya untuk menempatkan bahasa pada tempatnya. Dengan begitu akan terlihat tingkat kesopanan seseorang dan penghargaan seseorang terhadap orang yang diajak berbicara.

Bahasa jawa karma biasa digunakan untuk berkomunikasi dengan orang yang lebih tua atau yang dihormati. Saat ini eksistensi penggunaan bahasa jawa krama dirasakan semakin memudar, tidak hanya dalam pergaulan sehari-hari, akan tetapi juga merambah ke instant pendidikan salah satunya di sekolah dasar.

Penerapan bahasa krama di instansi terutama di sekolah dasar tentunya dapat menggambarkan nilai karakter kesopanan siswa terhadap orang berkomunikasi dengan siswa. Pengimplementasian satu hari dalam satu minggu menggunakan bahasa jawa krama dan penggunaan media sederhana seperti poster dan bel pergantian jam sangatllah penting. Sehingga dalam hal ini dapat meminimalisir lunturnya penggunaan bahasa jawa yang hari demi hari terjadi sangat cepat.

Dengan kondisi tersebut, oleh karena itu kita memang harus tetap  belajar bahasa jawa lebih dalam untuk lebih mudah membedakan antara bahasa jawa ngoko, bahasa jawa krama madya dan bahasa jawa krama inggil.

Nah bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jelasnya lagi tentang bahasa jawa,  Anda dapat mengunjungi website https://mpotimes.com/belajar-bahasa-jawa yang mengulas tentang contoh-contoh pidato bahasa jawa ngoko, jawa krama madya, krama inggil dan contoh terjemahan bahasa Jawa dari bahasa Indonesia. Di mpotimes.com selain mengulas informasi tentang belajar bahasa bahasa jawa juga  terdapat bermacam informasi lainnya.