Kata kerja adalah sebuah kalimat yang terdiri dari susunan kata yang memiliki fungsi masing-masing. Untuk menghasilkan sebuah kalimat yang sempurna, setidaknya harus memenuhi unsur subjek, predikat, objek dan keterangan. Susunan tersebut tidak lepas dari sebuah kata kerja dan predikat.
Kata kerja bahasa Indonesia atau verb merupakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman atau pengertian dinamis lainnya. Dimana kata kerja ini menggambarkan suatu tindakan atau suatu aktivitas yang dilakukan oleh subjek kalimat. Dan setiap kata kerja bahasa Indonesia mengandung imbuhan seperti, me, ber, kan dan sebagainya.
Kata kerja sendiri memiliki ciri-ciri. Kata kerja apabila berada di dalam sebuah kalimat atau frasa dapat dikenali dengan beberapa ciri seperti berikut ini :
- Kata kerja berfungsi utama sebagai predikat atau sebagai inti predikat di dalam atau keluar walaupun bisa juga memiliki fungsi lain
- Kata kerja atau verba mengandung arti dasar perbuatan 9 proses, aksi atau keadaan) yang bukan sifat atau kualitas
- Kata kerja khususnya yang bermiliki arti keadaan tidak dapat diberi prefix ter yang mengantung arti paling
- Memiliki arti aktivitas, perbuatan atau tindakan
- Biasanya diikuti dengan kata kerja dibuat dengan imbuhan me, di, ter, me-kan, ber-an, memper-an, dan memper-I dan biasanya diperluas dengan kata sifat sesudah kata verba.
Jenis kata kerja memiliki bentuk yang sangat beragam dan dapat dibedakan menjadi 3 jenis kata yaitu objek, bentuk dan subjek. Untuk lebih jelasnya berikut ini ulasannya.
Klasifikasi Kerja Menurut Bentuknya
Klasifikasi kata kerja bisa dibedakan juga menjadi 2, yakni kata kerja dasar dan kata kerja turunan.
- Kata Verba Dasar (verba asal) merupakan kata kerja asli yang tidak mengalami penyerapan atau menjemukan atau pengimbuhan (afiksasi) dam jenis kata verba ini tidak dapat diuraikan menjadi bentuk yang lebih sederhana. Contohnya seperti kata Hilang, Minum, Makan, Jadi, Baca, Pulang, Tidur.
- Kata Verba Turunan adalah kata kerja yang sudah mengalami penambahan imbuhan atau adiksi. Kata kerja ini dapat dibedakan menjadi 4 kelompok jenis sebagai berikut;
- Majemuk, kata verba yang terbentuk karena terdapat 2 kata lain yang telah digabungkan menghasilkan arti yang baru. Contohnya, cari mati dan cuci rambut.
- Reduplikasi, kata kerja yang mengalami proses pengulangan. Contohnya, ingat-ingat, makan-makan, berlari-lari, tersenyum-senyum, terbahak-bahak.
- Bebas Afiks Wajib, kata kerja jenis ini memiliki afiks, agar bisa menjadi kata kerja. Jika dipisahkan dengan afiks, nanti kata jenis ini dapat menjadi jenis kata yang lain. Contoh kata kerjanya sebagai berikut; mengalur, mendarat, melebar dan menyempit.
- Bebas Afiks, kata verba afiks yang sudah mengalami penambahan afiks, tetapi dalam fungsinya tetap sebagai kata kerja. Seperti contoh, membaca dan mencari. – Terikat Afiks Wajib, contoh dari kata verba ini adalah mengungsi dan berpisah.

Klasifikasi kerja menurut objek
Klasifikasi menurut objek dibedakan menjadi dua, yaitu kata verba transitif dan kata verba intransitif.
1. Kata Verba Transitif adalah jenis kata kerja yang membutuhkan atau diikuti objek agar makna dari kalimat tersebut dapat diketahui. Simak contohnya sebagai berikut:
- Ibu sedang memasak soto ayam
- Indra mendaki gunung tertinggi
- Permana mencari tasnya
Contoh kata kerja di atas, jika objeknya dihilangkan maka kalimat tersebut tidak jelas atau tidak efektif.
2. Kata Verba Intransitif merupakan kata kerja yang dapat menggambarkan arti dengan jelas. Meskipun tidak terdapat objek di dalam sebuah kalimat nya. Jenis ini ber adiksi “ber-“, “ber-kan”, “ter” “ke-an”. Simak contohnya berikut ini:
- Arya berpakaian rapi
- Ayah tertawa kencang
- Pengungsi kelaparan di tenda
klasifikasi Kata Kerja Menurut Subjek
Kata verba atau kata kerja menurut subjek nya dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu kata kerja aktif dan kata kerja pasif.
1. Kata kerja aktif, kata kerja ini adalah kata yang subjek nya di posisi kan sebagai pelaku. Kata kerja ini biasanya berimbuhan “ber-“ atau “me-“. Contoh dari kata verba ini sebagai berikut;
- Arya sedang memperbaiki mesin cuci,
- Bibi menyapu halaman,
- Minah menjual ayam.
2. Kata kerja pasif, kata kerja ini menempatkan subjek nya sebagai korban dari kata kerja tersebut. Kata kerja ini biasanya berimbuhan “ter-“ atau “di-“. Contoh dari kata verba ini sebagai berikut; Rumah itu sudah dibeli oleh Juragan Bakso, Mobil sedang diperbaiki oleh montir, Singkong direbus oleh ibu.
Demikianlah ulasan mengenai pengertian kata kerja, klasifikasi dan contoh kata kerja. Semoga artikel bermanfaat.