Berbicara lancar di depan umum tanpa gugup atau patah-patah adalah impian banyak orang. Dapat mengutarakan pendapat dengan bahasa yang mudah dipahami, tidak berbelit-belit dan bisa diterima oleh pendengarnya. Sebenarnya setiap orang memiliki rasa takut saat harus melakukan public speaking.
Akan tetapi, bagi mereka yang mempunyai tugas untuk berbicara menyampaikan materi atau presentasi, mau tidak mau mereka harus mampu untuk mengatasi rasa cemas dan takut saat berbicara dengan orang banyak. Berikut ini cara agar public speaking bagus bagi kamu yang ingin bisa bicara di depan umum dengan lancar dan bagus.
- Menguasai Materi
Memahami apa yang ingin kita sampaikan akan menambah informasi agar terserap kepada lawan bicara. Sebelum memulai kegiatan, ada baiknya kamu memanfaatkan waktu untuk menguasai materi yang ingin disampaikan. Tentunya materi tersebut sudah kamu siapkan beberapa hari sebelumnya dan isi pesannya bisa tersampaikan dengan baik kepada audiens.
Tips agar memudahkan untuk menguasai materi, coba gunakan keynote untuk latihan public speaking kamu dan gunakan bahasa yang kamu rasa mudah untuk memahaminya. Hal ini akan melatih improvisasi kita, terutama saat akan interview kerja atau presentasi kerja.

- Meminimalisir Jeda
Seringkali ketika kita berbicara dan lupa yang keluar dari mulut adalah “hmmm, nggg, eee,” dan lain sebagainya. Dan itu terjadi berkali-kali dalam satu kali pembicaraan yang sebetulnya bisa kita minimalisir. Cara untuk menghindari keluarnya “hmm, ngg, eee,” dengan berhenti sejenak dan tarik nafas.
Kamu bisa mencoba menghilangkannya dengan berhenti sejenak dari pembicaraan, kemudian tersenyum. Sehingga bisa menenangkan diri juga yang mulai panik karena lupa dengan materi yang disampaikan.
Tentunya tidak bisa dilakukan sekali saja, namun perlu dilatih berkali-kali sehingga refleks yang keluar ketika sedang lupa adalah berhenti sejenak bukan mengeluarkan “hmm, nggg, eee.”
- Mengatur Intonasi Suara
Ketika melakukan public speaking, intonasi suara juga salah satu hal yang perlu diperhatikan. Ketika kita berbicara terlalu terburu-buru maka audiens seringkali tidak menangkap apa yang sedang kita bicarakan, sehingga maksud dari pembicaraan kita tidak sampai dengan baik.
Begitu pula dengan bicara datar atau tidak menggunakan intonasi, tentu akan membuat bosan pendengar sehingga mereka memilih untuk sibuk dengan lain hal seperti bermain handphone atau mengobrol, tidak mendengarkan tuntas pembicaraan kita. Penting untuk memperhatikan intonasi bicara saat melakukan public speaking. Semakin baik pelafalan dan intonasi menyampaikan pesannya, maka semakin baik pula audiens akan memahami materi yang kita bawakan.
- Melakukan Latihan Terus Menerus
Materi tanpa latihan tidak akan membuahkan apa-apa. Jadi mulailah dengan terus berlatih. Bisa dimulai dengan menentukan satu kata seperti contohnya “Jendela”. Intipers bisa mulai belajar menjabarkan satu kata tersebut menjadi satu kalimat, menjadi satu paragraf, kemudian menjadi satu pembahasan yang menarik. Lakukan terus menerus, untuk memperlancar pembicaraan.
Dalam mengasah skill berbicara, yang terpenting bukan hanya speak a lots, tetapi isi pembahasan yang tersampaikan kepada audiens dengan baik. Tentu saja, kalian sebagai pembicara akan sangat senang jika apa yang kita bicarakan dapat audiens terima. Jadi, buat kamu yang ingin public speaking-nya mahir, kamu bisa mengikuti kursus online dan perbanyak latihan untuk membangun kepercayaan diri dalam berbicara dii depan umum.