Susu merupakan salah satu sumber nutrisi penting bagi tubuh, kaya akan kalsium dan protein yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan otot. Oleh karena itu, penting untuk menyimpan susu dengan cara yang tepat agar kandungan nutrisinya tetap terjaga. Dietisien merekomendasikan beberapa tips untuk menyimpan susu dengan baik.
Pertama-tama, pastikan untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa susu sebelum membeli. Pilihlah susu dengan tanggal kedaluwarsa yang masih jauh agar memiliki waktu simpan yang lebih lama. Setelah dibeli, susu sebaiknya disimpan di dalam lemari es dengan suhu konstan sekitar 4 derajat Celsius. Selain itu, simpan susu di bagian belakang rak lemari es untuk menghindari perubahan suhu yang terlalu cepat saat membuka pintu lemari es.
Penggunaan wadah yang sesuai juga sangat penting. Sebaiknya gunakan wadah kaca atau plastik yang kedap udara dan steril untuk menyimpan susu. Hindari penggunaan wadah metal karena dapat mempengaruhi rasa susu dan mempercepat proses oksidasi. Pastikan juga untuk menutup rapat wadah penyimpanan setelah digunakan agar kandungan nutrisi susu tetap terlindungi.
Dalam hal penyimpanan susu di luar lemari es, pastikan untuk menyimpan susu dalam suhu ruangan yang tidak terlalu panas dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jika susu terbuka, sebaiknya dikonsumsi dalam 2-3 hari untuk memastikan kesegarannya dan mencegah kerusakan nutrisi akibat oksidasi.
Terakhir, perhatikan juga kualitas susu sebelum dikonsumsi. Jangan mengonsumsi susu yang sudah berbau atau berubah warna serta tekstur. Sebagai tambahan, pastikan untuk mengocok susu sebelum disajikan agar lemak dan cairan susu dapat tercampur dengan baik.
Dengan mengikuti tips dari dietisien untuk menyimpan susu dengan baik, Anda dapat memastikan kandungan nutrisi susu tetap terjaga dan siap untuk dikonsumsi kapan pun dibutuhkan. Penting untuk selalu memperhatikan cara penyimpanan susu agar manfaat nutrisinya tetap optimal.