Jokowi Tak Diundang di Kongres V, Ada Apa?

Kongres V akan digelar pada tanggal 15 Maret di JCC oleh Partai Demokrat. Namun, dalam Kongres V, Demokrat tidak mengundang Jokowi untuk turut serta hadir. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan menjelaskan bahwa KOngres V hanya untuk internal partai. Pak Jokowi tidak diundang karena beliau adalah tokoh eksternal partai. 

"Inilah bedanya Demokrat dengan partai lain. Kami lakukan kerja internal kami tidak mengundang siapa pun termasuk presiden Jokowi," ujar Hinca.

Sebelum menggelar Kongres V, Ketua Umum Demokrat telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo dan menjelaskan bahwa Partai Demokrat akan menggelar Kongres V.

Salah satu agenda Kongres V ini adalah memilih pemimpin partai yang baru.

"Apa komunikasinya dengan Presiden? Pak Jokowi kami beritahukan mau ada kongres tanggal 15 besok. Dan memberitahu agar setelah selesai kongres ini nanti terpilih pengurus baru, berkenan menerima," ujarnya.

"Jadi Demokrat dengan pimpinan baru akan laporkan hasinya ke presiden sebagai pembina politik tertinggi di Indonesia," kata Hinca.

Puncak dari Kongres V ini adalah SBY akan melakukan pidato terakhir sebagai ketua umum. SBY akan menyerahkan kepemimpinan kepada pemimpin selanjutnya untuk menyelesaikan tugas pimpinan partai dengan baik.

"Beliau menyampaikan bahwa jika ia sebagai Presiden dua peridoe beliau soft landing, menyelesaikan tugas-tugasnya, menyentuh garis finis sampai di ujung. Ia juga akan soft landing di dalam kongres yang akan kami buat di kongres kelima," ujarnya.