Musim Panen Jagung, Stok Jagung Dijamin Aman

Ditengah pandemi virus Corona yang masih berjalan sampai saat ini, Kementerian Pertanian (Kementan) didampingi pemerintah memastikan kepada masyarakat bahwa stok pangan khusus beras dan jagung dijamin aman. Sebagai penyangga pangan, Kabupaten Grobogan pada bulan Maret dan April sedang melangsungkan panen raya padi dan jagung. 

Hal ini dijelaskan oleh Edhie Sudaryanto selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan bahwasannya pada bulan Maret ini Kabupaten Grobogan tengah panen pada pada tanah seluas 36.946 hektare dan pada bulan April seluas 4.454 hektare. Sedangkan harga yang dipatok yaitu Rp 4.000 sampai Rp 4.500 untuk harga gabah kering. Selain itu, daerah tersebut tengah melakukan panen raya jagung dengan lahan panen seluas 1.954 hektare pada bulan Maret dan 983 hektare pada bulan April. 

"Harga padi dan jagung di daerah ini sangat menguntungkan petani. Harga jagung Rp 4.000 per kilogram untuk jagung pipilan kering. Kualitas jagung yang dihasilkan sangat bagus, sehingga harga jagung di tingkat petani membuat petani tersenyum. Ini karena kinerja pemerintah saat ini, khususnya Kementerian Pertanian yang konsisten mendorong produksi dan menjamin harga," demikian diungkapkan Edhie.

Wilayah Grobogan sangat berkontribusi terhadap ketahanan pangan lokal maupun nasional. Kontribusinya sebesar 22,7 persen dari produksi lokal dan 2,8 persen peoduksi nasional. 

"Stok pangan khususnya beras di Kabupaten Grobogan hingga September 2020 aman. Jangan khawatir akan adanya Virus Corona. Produksi padi petani Grobogan mencukupi kebutuhan masyarakat," tutur Edhie.