Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Ma’soem bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat secara resmi meluncurkan Galeri Investasi Syariah (GIS) sebagai upaya strategis untuk meningkatkan literasi dan edukasi keuangan syariah di Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya ditujukan untuk mahasiswa dan dosen, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin mempelajari lebih dalam tentang investasi berbasis syariah.
Galeri Investasi Syariah (GIS) ini dirancang sebagai pusat informasi dan edukasi yang komprehensif. Selain menyediakan materi tentang pasar modal syariah, GIS juga akan mengadakan berbagai pelatihan, workshop, dan seminar yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prinsip-prinsip investasi syariah. Program-program ini diharapkan dapat membekali peserta dengan pengetahuan praktis tentang bagaimana berinvestasi secara halal dan sesuai dengan prinsip syariah.
Dekan FEBI Universitas Ma’soem, Muhammad Caesario Barkah, S.T.P., M.B.A., dalam sambutannya menyatakan bahwa GIS merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam mendukung perkembangan ekonomi syariah di Indonesia. “Kolaborasi ini tidak hanya bermanfaat bagi civitas akademika, tetapi juga dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lain yang ingin berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa GIS akan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan dan pengetahuan mereka di bidang keuangan syariah, sekaligus mempersiapkan mereka untuk terjun langsung ke industri keuangan syariah.
Selain itu, GIS juga diharapkan dapat menjadi pusat rujukan bagi masyarakat umum yang ingin mempelajari lebih dalam tentang investasi syariah. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat dapat mengakses informasi terkini tentang pasar modal syariah, termasuk instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah, seperti saham syariah, reksa dana syariah, dan sukuk.
Kolaborasi antara Universitas Ma’soem dan BEI Jawa Barat ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri keuangan. Dukungan dari BEI Jawa Barat dalam inisiatif ini menunjukkan komitmen mereka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. “Kami berharap GIS dapat menjadi jembatan yang menghubungkan akademisi, pelaku industri, dan masyarakat dalam mengembangkan keuangan syariah,” kata perwakilan BEI Jawa Barat.
Ke depan, GIS tidak hanya akan fokus pada edukasi, tetapi juga akan mengadakan riset dan pengembangan terkait keuangan syariah. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi-inovasi baru yang dapat mendorong pertumbuhan sektor keuangan syariah di Indonesia. Universitas Ma’soem dan BEI Jawa Barat berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan GIS agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang ingin memanfaatkan instrumen keuangan syariah untuk mengembangkan bisnis mereka.
Dengan adanya Galeri Investasi Syariah ini, Universitas Ma’soem semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Kolaborasi ini juga menjadi bukti nyata bahwa kerja sama antara dunia pendidikan dan industri dapat menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan literasi keuangan syariah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.